Workshop RPS Case Method dan Project Based Learning

Workshop RPS Case Method dan Project Based Learning

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, dosen perlu menyusun rencana pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar yang relevan dan sesuai dengan kompetensi lulusan yang diharapkan. Hal ini juga mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi khususnya terkait dengan pembelajaran kolaboratif dan partisipatif. Dalam upaya  meningkatkan kompetensi dosen, Fakultas Psikologi dan Kesehatan mengadakan Workshop Pengembangan RPS dengan Metode Case Methods dan Project Based Learning yang dipandu oleh Kepala Pusat Pengembangan Pembelajaran LP3M UNP, Dr. Nofrion, M.Pd. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 29 Januari 2022 secara online melalui zoom meeting. Workshop dibuka oleh Dekan Fakultas Psikologi dan Kesehatan Dr. Suryanef, M.Si dan diikuti oleh dosen departemen Psikologi dan Keperawatan.

International Conference of Mental Health (ICOMETH) 2021.

International Conference of Mental Health (ICOMETH) 2021.

Sebagai Fakultas Baru berdiri FPK melalui jurusan Psikologi selalu responsive terhadap perubahan zaman. Salah satu kegiatan keilmiahan yang rutin diselenggarakan 2 tahun sekali adalah melaksanakan Seminar Internasional bertajuk International Conference of Mental Health (ICOMETH) 2021.

Situasi pandemi sekarang ini memberikan dampak yang sangat signifikan bagi kehidupan manusia yakni masalah kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi dan berbagai lini kehidupan. Pandemi di era globalisasi ini tentunya dampak yang diberikan bukan hanya Negatif saja, justru juga akan berdampak Postif jika di lihat dari sudut pandang berbeda.

Dampak Pandemi COVID-19 ini menjadi topik yang sangat penting dan eksklusif sehingga menjadi rujukan penelitian yang akhir-akhir ini di bahas didalam perkembangan ilmu pengetahuan, karena hal ini menyangkut keberlangsungan kehidupan manusia kedepan. Salah satu yang akan berpengaruh adalah kesehatan mental. Jika dilihat dari segi kesehatan mental menurut WHO kesehatan mental merupakan kondisi dari kesejahteraan yang disadari individu, yang di dalamnya terdapat kemampuan-kemampuan untuk mengelola stres kehidupan yang wajar, untuk bekerja secara produktif, serta berperan serta di komunitasnya. Kesehatan mental juga terkait dengan kemampuan yang adekuat manusia untuk dapat menghadapi masalah yang ditemui dalam kehidupannya. Setiap manusia pasti akan menghadapi masalah dalam hidupnya dan dalam psikologi masalah diistilahkan sebagai stressor. Stresor memiliki bentuk yang beragam, segala sesuatu yang membuat hidup manusia berubah juga dapat menjadi stressor. Untuk itulah penelitian kesehatan mental menjadi hal yang sangat di tunggu-tunggu di masa Pandemi Ini.

Kesahatan mental dalam hal ini bukan hanya mencakup kesehatan mental individu saja namun sampai kepada level kelompok dan masyarakat, sehingga kesehatan mental di masa pandemic ini juga masuk kepada wilayah kependidikan, kesehatan, sosial dan dunia kerja sehingga kebiasaan baru dan adaptasi terhadap pandemic ini akan memberikan dampak baik bagi keberlangsungan kehidupan manusia di masa depan.

Sebagai kampus Pendidikan dan Mendukung Perubahan era Globalisasi dan Industri, Universitas Negeri Padang tentunya juga ikut berkontribusi melalui seminar ini dalam memunculkan gagasan-gagasan menarik dari penelitian-penelitian yang di presentasikan pada seminar ini sehingga memberikan dampak bagi masyarakat.

kegiatan seminar internasional mengusung Tema “ Mental health and Well-beng during pandemic : From the “new normal” to a “new future” Sukses terselenggara pada tanggal 16 Oktober 2021 melalui virtual zoom. Adapun para narasumber :

  1. Dr. Fonny Dameaty Hutagalung University of Malaya
  2. Phatthanakit Chobthamkit, Ph.D Thammasat University
  3. Dr.Tuti Rahmi, M.Si., Psikolog Universitas Negeri Padang
  4. Adrian Liem, Ph.D Monash University Malaysia

 

Acara ini dibuka secara langsung oleh wakil rektor bidang Akademik Dr. Refnaldi, S.Pd, M.Litt didampingi oleh Dekan Fakultas Psikologi dan Kesehatan Dr.Suryanef,M.Si. dalam acara ini juga suskses mempresentasikan 42 pemakalah dari dalam dan luar negeri dan diikuti 400 lebih partisipan.

Harapannya, Menurut ketua Pelaksana Kegiatan Anindra Guspa, S.Psi.,M.A kegiatan ICOMETH ini akan terus berlangsung tentunya dengan tema yang disesuaikan dengan perubahan dan riset yang berkembang di masa yang akan datang.

 

Peduli Gempa Pasaman Barat Fakultas Psikologi dan Kesehatan UNP utus 78 Relawan

Peduli Gempa Pasaman Barat Fakultas Psikologi dan Kesehatan UNP utus 78 Relawan

Gempa berskala 6,1 SR yang terjadi pada Jumat 25 Februari 2022 pukul 08.39 WIB memberikan dampak kerusakan fisik bangunan dan kehilangan nyawa warga setempat. Sebagai bentuk kepedulian dan tanggap bencana, Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Negeri Padang mengirimkan 78 orang relawan yang terdiri atas 63 mahasiswa dan 15 orang dosen dari Departemen Psikologi dan Keperawatan. Sebelum terjun ke lapangan para relawan diberikan pelatihan untuk penanganan psikologis pasca bencana. Seperti yang disampaikan oleh Wakil Dekan III FPK Dr. Mardianto, S.Ag.,M.Si yang terjun langsung bersama relawan, relawan mahasiswa psikologi ditugaskan untuk melakukan pendampingan psikologi terhadap anak-anak yang lansia yang masih merasakan ketakutan pasca gempa yang terjadi. Relawan mahasiswa keperawatan melakukan pengecekan kesehatan warga yang mengungsi di tenda seperti melakukan pengukuran tensi dan cek kesehatan fisik. Tim relawan juga membawa bantuan berupa obat-obatan, pakaian dan makanan pokok. Kegiatan tanggap bencana ini diharapkan dan membantu meringankan beban yang dirasakan masyarakat terdampak bencana.

Information

Bagian Tata Usaha FPK

Bagian Administrasi FPK UNP

Jalan Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang, Sumatera Barat
Telepon:
Fax:
Email: